PROFIL PENGELOLA

Decky Zulkarnain S.Sos,I, M.M, saat ini aktif sebagai pembimbing rohani sekaligus trainer di Badan Koordinasi Bimbingan dan Rohani Islam Nasional (BKBRIN) yang berpusat di Jakarta. Selain sebagai Trainer Remaja Modul (Motivasi, Team Work, Religious) kini tengah meniti karir sebagai guru Bimbingan Konseling di SMA Labschool Cinere. Sekaligus Pemilik dari Al-Amanah Advertising>>>

TENTANG BLOG INI

Assalamu'alaikum wr. wb.. Selamat datang di Decky's Blog dan selamat berpetualang di blog kami yang kaya akan materi-materi coaching, tips dan trik seputar motivasi dan inspirasi hidup yang lahir dari beragam pengalam maupun studi kasus atas berbagai fenomena menarik yang penuh hikmah >>>

Tampilkan postingan dengan label counselling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label counselling. Tampilkan semua postingan

Ramadhan ini ada challange yang harus saya penuhi untuk mengisi sebuah acara training bertajuk obolan menjelang berbuka. Tema yang diminta adalah "Problematika Remaja" semalaman jadi kepikiran kira-kira problematika terbesar remaja apa yah ; drugs, free sex, *(&*%^^&$^%^&% dll.
Memang sih diantara masalah diatas memang menjadi bagian dari problematika yang dihadapi remaja tapi apa ya .. yang paling punya side efek terbesar untuk remaja ..aHa....!!!
Ketemu ternyata masalah terbesar yang dihadapi remaja adalah Ketika REMAJA TIDAK MENYADARI kalau mereka punya MASALAH or istilah kerennya DISORIENTASI
Remaja yang memiliki kecendrungan hidup santai, berfoya-foya, HIPPIES maka mereka akan terlena dalam lautan masa muda yang SIA_SIA mereka akan menghabiskan waktu yang tidak berguna dan bermanfaat. tidak memiliki orientasi yang jelas akan rencana masa depannya. mereke belajar tanpa tahu manfaat yang dipelajari. mereka sekolah tanpa peduli akan jadi apa..*^%$#@$%^&*(
Untuk mengantisipasinya ? Yuk kita buat ORIENTASI yang jelas untuk hidup kita.....Jika terlalu sulit buatlah Orientasi berjangka 3 tahun or 5 tahun yang akan datang



Hidup ini bener-bener harus memilih.....???(&(*^&%##^&*(&*

duh stresss neh disaat kondisi sulit kita akan selalu berfikir opportunis, tapi apakah sikap opportunis itu sah-sah aja
ketika kita telah menetapkan hati pada satu pilihan balik lagi nih jadi banyak pertimbangan ?(*&^&^%##&%
habis denger pepatah mengatakan jangan mudah tersilaukan ingat ladang orang tak sehijau apa yang dilihat
akibatnya:
1. takut memilih
2. bingung dihadapkan pada pilihan
3. Khawatir Pilihan tidak seindah ang dibayangkan
4._)(*&(*&^%$^%&*)()*

Tapi hidup harus memilih Jadi Apa Pilihannya ?????????????????

Papan Do'a


Sebagai Media dalam merencanakan masa depan yang baik maka dibuatlah penugasan berupa sebuah papan display yang berisi perencanaan jangka pendek (1 tahun), Menengah (2 tahun), dan jangka panjang (> 5 tahun). Hal ini dimaksudkan agar siswa mampu melakukan pemetaan pada perencanaan hidupnya. Berangkat dari sebuah pengertian "GAGAL MERENCANAKAN = MERENCANAKAN GAGAL.
Papan do'a ini salah satunya sebagai media untuk melakukan penguatan AFIRMASI yang kuat agar setiap keinginan kita tertanam dialam bawah sadar.

senyuman

tak mudah ternyata mengekspresikan kebahagiaan dikala hati sedang gundah. Berpura-pura berbahagia hanya untuk sekedar membagi kesenangan ditengah hati yang galau memang sulit.
Tapi justru itulah letak pentingnya arti sebuah senyuman. semakin sulitnya kita tersenyum disaat yang sulit memungkinkan terjadinya pelepasan katarsis

Angry Management


Orang bilang sabar itu ada batasnya. Batasan sabar inilah yang seakan melegalkan seseorang untuk melepaskan kehormatannya dengan menanggalkan kesabarannya. Tapi sebenarnya batasan sabar itu sendiri, kita lah yang membuatnya dan itu yang akan membuktikan seberapa tangguhnya kah kamu dalam menghadapi suatu masalah salam hangat

Konseling with self efficacy

Berikut ini adalah saran-saran bagi konselor dalam mengaplikasikan teori self-efficacy dalam praktek konseling.
1. Konselor yang belum yakin tentang cara merancang intervensi berdasarkan teori self-efficacy dapat mulai dengan memperhatikan dan mencatat bidang-bidang perilaku di mana klien memiliki persepsi tentang ketidakmampuannya yang dapat membatasi pilihan karir dan pencapaiannya.

2. Jika klien memiliki persepsi ketidakmampuan dalam beberapa ranah perilaku, konselor sebaiknya mengintervensi ranah-ranah perilaku itu satu persatu. Langkah pertama intervensi itu adalah konselor mengidentifikasi sumber-sumber local yang dapat memberikan kesempatan bagi klien untuk mencapai keberhasilan kinerja (performance accomplishment). Sumber local itu dapat berupa program pendidikan luar sekolah yang menawarkan keterampilan yang sesuai dengan minat klien.

3. Untuk membantu klien mengembangkan social confidence, konselor dapat mempelajari buku-buku tentang pelatihan keterampilan social atau membantu klien mengembangkan serangkaian tugas social yang bertahap, yang dapat dipergunakan oleh klien untuk mempraktekkan kompetensi yang sedang dikembangkannya. Ini dapat dilakukan dalam kelompok, seperti dalam kelompok assertiveness training, kelompok pelatihan komunikasi dan keterampilan interpersonal, dan public speaking, di mana para anggotanya sama-sama merasa memiliki rasa kurang percaya diri.

4. Konselor harus mendampingi klien pada saat mereka sedang berlatih dengan keterampilan barunya itu, dan siap memberikan dorongan dan dukungan jika klien mengalami kegagalan.

5. Untuk memberi kesempatan vicarious learning dan modelling, konselor sebaiknya dapat menghadirkan orang yang sudah berhasil dalam bidang yang sedang dipelajari oleh klien.

6. Konselor harus menguasai teknik-teknik dasar pengelolaan kecemasan seperti relaksasi otot dan positive self-talk, yang dapat dipelajari oleh klien untuk menghadapi kinerja yang ditakutinya. Sebagaimana halnya dengan setiap keterampilan baru, konselor akan mengembangkan penguasaan komponen-komponen untuk intervensi self-efficacy melalui pengalaman dalam membantu klien mengatasi permasalahan akibat rendahnya tingkat self-efficacy. Didi Tarsidi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Self Efficacy

Semakin kuat persepsi self efficacy semakin giat dan tekun usaha-usahanya. Ketika mengahadapi kesulitan, individu yang mempunyai keraguan diri yang besar tentang kemampuannya akan mengurangi usaha-usaha atau menyerah sama sekali. Sedangkan mereka yang mempunyai perasaan efficacy yang kuat menggunakan usaha yang lebih besar untuk mengatasi tantangan (Bandura 1986). Penilaian kemampuan sangat penting bagi individu, individu yang menilai terlalu tinggi kemampuannya bila melakukan kegiatan yang tidak dapat diraih akibatnya ia mengalami kesulitan untuk menurunkan kredibilitasnya dan menderita kegagalan. Sebaliknya individu yang menilai terlalu rendah kemampuannya akan membatasi dirinya dari pengalaman yang menguntungkan, untuk itu individu harus memperoleh pengetahuan diri berkenan dengan kemampuan, kecakapan fisik, dan keterampilan untuk mengatasi situasi-situasi yang dijumpainya sehari-hari.
Bandura, A (1986). Social Fondation Of Though and Action : a. Social Teory. Anglewood Cliffs, NJ : Prentice Hall.

Kehilangan Teman

UUUUUUhhhh subhanallah semester ini adalah semester yang berat ternyata berpisah dengan sahabat dan orang yang dekat dengan kita bukanlah hal mudah.. untuk dilewati. Namun perpisahan adalah sebuah keniscayaan karena cepat atau lambat kitapun akan berpisah dengan orang yang kita sayangi, dengan sahabat yang kita kagumi...Tinggal waktu dan ruang yang kita tunggu untuk memisahkan kita dengan mereka pertanyaan besarnya adalah sudahkah kita siap menghadapi sebuah perpisahan.... karena tuntutan dari perpisahan adalah adaptasi sehingga siap atau tidaknya kita menghadapinya tergantung dari kemampuan kita untuk dapat beradaptasi dengan baik dan cepat ataukah tidak

Visi dan Misi Bimbingan Konseling SMA

VISI
terwujudnya perkembangan diri dan kemandirian secara optimal dengan hakekat kemanusiaannya sebagai hamba Tuhan Yang Maha Esa sebagai makhluk individu dan dengan makhluk sosial dalam berhubungan dengan manusia dan alam semesta.
MISI
menunjang perkembangan diri dan kemandirian siswa untuk dapat menjalani kehidupannya sehari-hari sebagai siswa secara efektif, kreatif dan dinamis serta memiliki kecakapan hidup untuk masa depan karir dalam :
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Pemahaman perkembangan diri dan lingkungan
3. Pemahaman diri ke arah dimensi spiritual
4. Pengambilan keputusan berdasarkan IQ, EQ dan SQ
5. Pengaktualisasian diri secara optimal.

MADESU

Madesu alias masa depan suram. Pernah berfikir bahwa apa yang kita lakukan seakan tidak akan memberi manfaat lebih, kuliah merasa seakan salah jurusan, jurusan yang diambil tidak memiliki nilai jual dan diserap pasar, gak punya duit buat modal, gak bisa kuliah, ketermapilan gak punya, chanel gak ada wah pokoknya lengkap dah penderitaan.
Ingat yang menentukan masa depan dan yang membesarkan diri kita bukan kampus melainkan diri kita sendiri. Betapa banyak lulusan kampus ellit bahkan notabenenya lulusan kampus negeri favorite tapi mandul kreativitas alias nganggur. Mereka hanya menjadi kaum pengikut orang tidak berpendidikan tinggi dan dipekerjakan oleh mereka.
Tobat dah.... Buat yang pengen melihat masa depan begitu indah dan punya harapan baru istilah bekennya NEW HOPE gettoh.... neh bebeapa tips buat kamu-kamu semua moga-moga cespleng.......dah diantaranya neh :
1. Berani Berfikir Beda istilah kerennya "Think out of the box", yang dibilang hebat adalah ketika kita mampu berfikir beda seperti seusia. Disaat orang seusia kita sedang asik nongkrong di Mall, sibuk ngurusin facebook, mencet-mencet game online, chatting, ngetrek, modifikasi kendaraan, ampe wara-wiri masuk salo kita udah menyibuki diri untuk kursus piano, les biola, bahasa inggris, kursus desain grafis, bisnis pulsa elektrik sampe belajar bikin film indie ini yang dibilang MantaB pake 'B'
2. Focus Sama Kelebihan Diri
Terkadang kita menilai kekurangan lebih mahir ketimbang melihat kelebihan yang kita miliki, bener gak ? Mo tau kenapa.... Alasan yang jitu, karena selama kita hidup lebih banyak menerima stigma.....opo.... stigma itu lebel negatif, "kata pak guru". sejak kita bangun tidur hingga tidur lagi udah nempel tuh sejuta lebel negatif yang kita dapat dari lingkungan rumah, bermain sampe lingkungan kantor mulai dari si malas, lelet, ceroboh, pelupa, teledor, lelet de el el dah. Akhirnya kita lebih sering mendengar profil negatif diri kita dan itu juga yang menutupi sisi positif yang kita miliki jadi deh ngerasa madesu. Be Focus pada kelebihan dan potensi yang kamu miliki mo tau caranya gimana ? gampang jangan dibikin sulsit dah.. Ikut Psikotes aja dari situ kamu akan dapat gambaran secara ilmiah loh tentang gabaran diri kamu termasuk potensi yang kamu miliki tapi inget jawabnya yang jujur yah. laennya kamu juga bisa tanyain sama ortu mengenai hobi kamu di masa kecil, kali aja lupa dan mungkin bisa jadi punya related sama masa depan yang akan kita rencanakan, kamu juga bisa tanyain sama guru-guru kamu tentang mata pelajaran apa sih yang lebih menonjol karena itu bisa ngasih gambaran tentang profesi sesuai yang bisa kamu pilih kelak dan terakhir juga nih kalo masih kurang lengkap referensinya kita bisa nanyain tentang potensi kita sama temen baik kita kenapa ? alasannya adalah karena dengan mereka best friend or temen deket kita lebih banyak meluangkan waktu dan lebih banyak terbuka mengenai kehidupan keseharian pokoknya temen kita "kadang sih kalo mereka aware" lebih kenal tinda dan tanduk mereka.
3. Saatnya Mengembara
Orang tuh dibilang jagoan kalo die kesohor dikampung orang...jangan mau jadi jagoan kampung entar ngendon mulu betelor dah. Untuk bisa tahu banyak peluang disekitar kita yaitu dengan melakukan banyak observasi. Keluar lah dan dengarkanlah opini orang, apa sih yang sedang " in " dan digemari dan mengapa mereka menyukainya. Temui banyak orang hebat, sharing dan berbagi pengalamanlah dengan mereka dari informasi penting itu lah banyak hal kita dapatkan mulai dari pengalaman hidup sampe rahasia dahsyatnya menjadi orang-orang hebat dan yang lebih enak semuanya Free On Charge
5. Cari ide kreatif (inovasi ++)
gak unya ide gak perlu pusing untuk dapat ide kreatif kita gak perlu nyari wangst sampa kerumah mbah marijan, ide kreatif pun gak mesti pure ide original yang elo punya. Plagiat pun boleh asal lakukan plagiat dengan cara inovasi ++. Dan itu yang dilakukan banyak pengusaha dari cina loh. Masih inget MOCHIN motor cina yang mirip banget sampe ke baut-bautnya sama kaya model jepang bahkan sekarang yang lagi menjamur HP dari cina dan yang lebih hebat adalah barang tiruan dari cina itu ditambahakan nilai tambah atawa istilah kerennya “added value” bayangin 1 hp dengan dual mode gsm+gsm, ada tv tuner, touchscreen, bluetooth, mp3, dalam 1 bundel dengan harga miring dahsyat pokoknya. Itu juga yang dapat kita lakukan meniru lalu tambahkan sedikit inovasi sehingga ada differensiasi dengan produk originalnya, jadi nambah ciamik dah….

Seni Memberi Kritik

Ada yang salah, kecewa dengan sikap sahabat anda, ingin memperbaiki keadaan ? KRITIK DIA
Namun tidak semua kritik itu akan berbuah perbaikan. Adakalanya kritik yang kita sampaikan justru akan memperkeruh suasana dan memperburuk keadaan.
Nabi Muahammad SAW berabda, "Quli Haqqa Walau Kaana Murran" Sampaikan kebenaran meskipun itu akan menyakitkan.
Hadist diatas menyiratkan kita bahwa, jika kita melihat saudara kita melakukan kesalahan maka tegurlah ia untuk menyelamatkannya dari keterpurukan akibat kesalahan yang diperbuat.
Beberapa Tips dan Trik dalam mengkritik :
1. Agar kritikan bernilai positif maka positifkan dulu niat kita sehingga kita dapat menyampaikan setiap kritikan dengan penuh tanggungjawab
2. Sampaikanlah dengan santun dan bahasa yang lugas dan tegas hindari bahasa ambigu sehingga massage yang kita sampaikan akan dapat diterima dengan jelas
3. Perhatikan SIKON menyampaikan kritikan akan lebih baik dilakukan FOUR EYES "Empat Mata" agar setiap aib yang kita ingin bicarakan dapat terjaga dengan baik dan orang yang kita kritikpun akan lebih merasa nyaman tanpa merasa malu karena dilakukan secara tertutup.
4. Akhir-akhir ini sering kali kita saksikan dilayar kaca dalam event kampanye masing-masing orang melakukan kritikan tajam kepada orang lain dengan tujuan bukan untuk perbaikan tapi untuk menjatuhkan dan mendeskriditkan pihak tertentu. Bagaimana kita tahu bahwa kritikan itu untuk menjatuhkan dan mendeskriditkan, yakni manakala kritikan dituju tanpa adanya proposal perbaikan atau disertai nasehat tips dan trik untuk memperbaiki orang yang kita kritisi.
Untuk itu jika kita ingin mengkritik sertakanlah tips dan trik untuk sebuah perbaikan orang yang kita kritisi.


Merasa Tidak Bahagia ? Forgive and Forget It

Setengah dari hidup kita dibentuk dari masa lalu, peristiwa tidak menyenangkan, traumatik, kenangan buruk, intimidasi akan banyak mempengaruhi keputusan hidup kita.
Keputusan untuk memilih hidup lebih baik atau terkurung dalam dinding masa lalu yang memaksa kita untuk selamanya berada disana; merana. menderita. seakan seluruh rasa untuk bahagia telah direnggut dalam-hari2 kita yang panjang. akibat dari itu umumnya kita akan cenderung :
a. menghukum diri kita sendiri. secara sadar atau tidak menyakiti diri adalah mekanisme pelarian (kompensasi) yang sering dilakukan, putus asa, rendah diri, patah arang, malu, marah, dendam dan ekspresi emosional lainnya yang biasanya mendasari
b. blame, menyalahkan orang lain kita cenderung akan membangun image buruk kepada orang yang dianggap bertanggung-jawab atas apa yg telah dialami
sahabat. inginkah dirimv bahagia menikmati hari dengan senyuman terindah, menikmati sisa hidupmu dengan penuh cinta dan kedamaian.
beberapa hal yang dapat kamu lakvkan untuk dapat keluar dari penjara masa lalu adalah:
a. Maafkanlah
Memang bukanlah hal mudah memaafkan kesalahan orang lain. tapi taukah sobat perasaan dendamlah yang membuat dirimu tersiksa, gundah, marah, semakin kita menutup rapat2 pintu maaf ltu maka semakin pedih kita menyayat luka lama dan semakin kita tidak mampu melupakannya. Sahabat yang baik maafkanlah ia dan hati anda akan tenang sungguh nyaman hidup tanpa dikungkung amarah. Yakinlah bahwa Tuhan tidak buta ia pun sangat adil dalam memutuskan. pintu maaf yang dibuka pasti akan berbuah kebaikan lnsya Allah
FORGIVE
b. Lupakanlah
Pintu maaf akan lebih sempurna jika melupakan seluruh kejadiannya. Jika tidak maka kenangan buruk akan mmbangkitkan rasa kesal, dengki dan dendam hingga melupakan akal sehat bahkan bisa jadi justru kita akan melupakan bahwa kita dahulu telah memaafkannya. So jika kamu ingin benar-benar memaafkan dan bahagia menjalani hidup Forget It
Fokuslah pada apa yang anda lakukan dan nikmatilah. Masukkan setiap kesan yang anda dapatkan setiap harinya sebagai sebuah kesan yang istimewa dan anda akan merasakan hidup anda panjang umur dan bahagia. Fokuslah pada apa yang menyenangkan, jika anda mendapatkan hanya 15 menit dari hari anda tidak menyenangkan maka hindari mengeneralisasikan seluruh hari anda tidak menyenangkan. Cukup disayangkan jika hari-hari indah anda rusak karena pristiwa kecilyang tidak menyenangkan. easy going aja gak perlu kita XL extra lebay

Case: Self Emage Rendah

Anak ini cukup tampan perangainya pun enak dilihat namun, satu hal yang membuat hidupnya selalu merasa kurang arti adalah kecelakaan yang terjadi 3 tahun silam yang membuat salah satu organ tubuhnya tidak Nampak sempurna meskipun masih berfungsi secara normal. Self esteem yang rendah membuatnya merasa tersisihkan dala pergaulannya sehari-hari. Seringkali ia merasa orang tidak sempurna bahkan tidak ragu-ragu lagi ia menyebut dirinya sebagai anak cacat meskipun tidak Nampak kecacatan itu. Sudah sekian lama ia memendam rasa kecewa dalam dirinya lantaran cacat yang ia derita terlebih jika teman-teman bermainnya mulai meledek ‘ngecengin’ si tangan bengkok. Kemarahannyapun memuncak ketika suatu hari dikala hujan deras memaksa kami berteduh di koridor sekolah. Dikala itu teman satu angkatan berkumpul sambil berkelakar ria, mulailah canda dan saling ‘ngecenging’ keluar dari kata-kata kami. Sebutan si kepala besar, rahang buaya hingga si tangan bengkok. Ejekan itu rupanya memancing emosinya terdorong rasa malu karena di ejek teman se angkatan ia mulai memaki dan dengan emosinya, “anjing-anjing luh semua” tegurnya. Tak disangka salah satu teman kami naik pitam dan kemudian mulai menghardik balik dan tejadilah adu dorong dengan emosi ingin saling memukul. Meskipun telah dipisahkan rasa sakit hati dan malu mengungkit luka lama, I berujar “gua gak butuh luh semua, luh cuman bisa manfaatin gua”. Rasa kecewa mendalam itu akhirnya membuat ia memutuskan untuk berhenti sekolah menjauhi masalah dan seluruh teman yang dibencinya. Kesimpulan itu terucap ketika sesampainya dirumah ia menangis sejadi-jadinya disaksikan oleh sang ibu yang penuh tanda tanya, ‘ada apa dengan anaknya?’
 
free search engine website submission top optimization