
Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan oleh banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.
Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari secondhand-smoke, yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok, atau biasa disebut juga dengan perokok pasif.
ZAT KIMIA
Rokok tentu tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya, yakni tembakau. Di Indonesia, tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek, tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa, dan tembakau tanpa asap (chewing tobacco atau tembakau kunyah).
Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen).
• Dampak Paru-Paru
• Dampak Terhadap Jantung
• Penyakit Jantung Koroner
• Penyakit (Stroke)
• Kebiasaan Merokok
• Gerbang Narkoba
• Ganggu Kesehatan Jiwa
• Sistim Reproduksi
• Wanita Merokok, Menopause Dini

tidak mudah memang berpindah dari kebiasaan lama ke kebiasaan baru semudah membalikkan telapak tangan
tidak mudah bertransformasi tanpa ada proses yang singkat
tidak mudah pula merubah karakter yang telah terbentuk
Haruskah Evolusi ? proses ? metamorfosis ? jawabannya KELAMAAN
kita butuh
REVOLUSI......Deklarasikan REVOLUSImu ...
SEKARANG...OR.....
TIDAK SELAMNYA....!!!!

"Ya Allah Jadikanlah Dunia Ditanganku Jangan Engkau Jadikan Dunia ini Dihatiku"Sehingga apapun yang kulakukan setinggi apapu prestasiku takkan mampu menggoyahkan imanku agar selalu bersyukur kepada-Mu, hingga tiada lagi kesombongan terbesit dalam hati ini hingga membuatku congkak dan lupa agar kelemahanku.
Sederhananya... jika suatu saat kita membeli sepatu baru berharga Rp. 1 juta pertanyaannya dimanakah kita meletakkan sepatu itu ?......... yup Di Kaki bukan di Hati ... jadi kalo tiba masuk waktu shalat jum'at tak perlu kita khawatir akan hilangnya sepatu mahal yang baru kita beli, saat kita menanggalkan sepatu baru itu dijejeran sandal-sandal yang telah tiba lebih dulu.
Jika masih terdapat kekhawatiran di hati, "wah sepatu ogut jangan-jangan ilang neh! malah baru lagi ! Mahal lagi !"
Sejuta kekhawatiran pun muncul di hati ini sehingga menempatkan Sepatu Baru Seharga 1 Jt itu Di Hati dan bukan ku letakkan dideretan tempat sandal dan sepatu dipojok masjid itu.
Duhai Kawan Sudah Saatnya untuk kita tidak lagi diperbudak oleh dunia yang mendikte hidup kita... Dan Mulai
SAATnya SEKARANG kita yang Mengatur urusan DUNIA kita
Posted on 7/15/2010 09:25:00 AM
"Ya Allah Jadikanlah Dunia Ditanganku Jangan Engkau Jadikan Dunia ini Dihatiku"
sehingga apapun yang kulakukan setinggi apapu prestasiku takkan mampu menggoyahkan imanku agar selalu bersyukur kepada-Mu, hingga tiada lagi kesombongan terbesit dalam hati ini.
Posted on 7/15/2010 09:25:00 AM
Ya Allah Jadikanlah dunia ditanganku jangan engkau jadikan dunia ini dihatiku